Triple negative brast cancer
Triple negative breast cancer
Pada dasarnya kanker payudara dapat dibedakan berdasarkan subtipenya, yaitu :
- ERPositif, merupakan subtipe kanker payudara yang memiliki reseptor estrogen.
- PRPositif merupakan subtipe kanker payudara yang memiliki reseptor progesteron.
- HER2Positif merupakan subtipe kanker payudara yang memiliki reseptor HER2-Positif.
Triple-Negative Breast Cancer (TNBC) adalah jenis kanker payudara agresif yang sel-sel kankernya:
- tidak memiliki reseptor hormon estrogen (ER-),
- progesteron (PR-),
- protein HER2 (HER2-).
Karena tidak memiliki reseptor ketiga ini, TNBC tidak merespons terapi hormon atau terapi target HER2, sehingga pengobatan utamanya adalah kemoterapi, radiasi, dan imunoterapi
Misalnya, terapi hormon (seperti tamoxifen atau aromatase inhibitor) tidak efektif, karena tidak ada reseptor ER/PR. Obat target HER2 (seperti trastuzumab) juga tidak berguna, karena reseptor HER2 tidak ada.
Diagnosis TNBC dimulai dari pemeriksaan payudara (mammogram, USG atau MRI bila diperlukan), biopsi tumor untuk memeriksa sel kanker secara mikroskopis, dan kemudian tes imunohistokimia untuk mengetahui apakah sel-kanker tersebut memiliki reseptor hormon atau HER2 atau tidak. Jika ketiganya negatif, maka diagnosis TNBC dapat ditegakkan.
Karakteristik Utama Kanker Payudara Triple Negatif (TNBC):
- Agresif: Tumbuh dan menyebar lebih cepat dibandingkan jenis kanker payudara lainnya, dengan tingkat kekambuhan yang lebih tinggi.
- Subtipe: Menyusun sekitar 10-20% dari seluruh kasus kanker payudara invasif.
- Diagnosis: Ditentukan melalui tes imunohistokimia (IHC) yang menunjukkan hasil negatif pada ER, PR, dan HER2.
- Faktor Risiko: Lebih sering terjadi pada wanita berusia di bawah 40 tahun, wanita kulit hitam, atau mereka yang memiliki mutasi gen BRCA1.
- Kemoterapi: Pengobatan utama, baik sebelum (neoadjuvant) atau setelah (adjuvant) operasi.
- Pembedahan: Operasi pengangkatan tumor (mastektomi atau lumpektomi).
- Radioterapi: Digunakan untuk membunuh sisa sel kanker.
- Imunoterapi: Pengobatan baru yang meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan kanker.
- PARP inhibitor terbukti efektif pada pasien dengan pengobatan BRCA1/2,
- Kombinasi imunoterapi + kemoterapi memberikan hasil menjanjikan pada beberapa subtipe TNBC.
- Wanita usia muda (dibawah 40 tahun)
- Pembawa mutasi genetik BRCA1
- Riwayat keluarga dengan kanker payudara pada usia muda
- Beberapa kelompok etnis tertentu, seperti wanita kulit hitam dan Hispanik (berdasarkan data epidemiologi di AS)
Comments
Post a Comment